Sunday, May 23, 2021

Makanan Kuliner Nusantara, Identitas Lokal Masyarakat Indonesia

Apa yang pertama kali terbersit di benak Anda saat mendengar kata ‘kuliner’? Sajian masakan beraneka ragam? Ataukah cita rasa lezat yang secara otomatis membuat air liur menetes? Tidak salah jika kebanyakan orang mengasosiasikan kuliner dengan makanan lezat, karena memang demikian. 

Kuliner, khususnya kuliner Nusantara mempunyai cita rasa luar biasa yang mampu menggugah selera makan. Dari ujung Sabang hingga Merauke, makanan kuliner nusantara terbentang dalam berbagai variasi. Selain dari segi rasa, pernahkah Anda membayangkan jika sebenarnya kuliner Nusantara mempunyai makna lain yang melekat kuat di setiap daerah? Itulah yang dinamakan kuliner sebagai identitas lokal masyarakat.

Belajar tentang kuliner Nusantara tidak hanya sekadar mempelajari teknik dan kursus memasak ragam sajian makanan khas. Belajar tentang kuliner Nusantara, berarti belajar tentang masyarakat yang membuatnya pula. 



Hal ini bertujuan agar masakan yang dihasilkan bisa lezat maksimal seperti hasil olahan aslinya. Setiap daerah di Indonesia mempunyai kuliner Nusantara yang berbeda-beda. Suatu kuliner yang telah melekat kuat sampai menjadi ciri khas sebuah wilayah mampu menciptakan identitas lokal.

Sebagai contoh, ketika seseorang menyebut nama Madura, sebagian besar pasti akan langsung teringat kuliner khasnya yaitu sate. Sama halnya ketika seseorang menyebut nama gudeg, kebanyakan akan berpikir tentang Yogyakarta. 

Hal-hal semacam ini terjadi tanpa sadar, karena proses masuknya identitas kebudayaan ke benak manusia tidak dilakukan dengan sengaja. Kuliner Nusantara bisa dinikmati oleh siapa saja, tidak hanya untuk masyarakat asli daerah asalnya saja.

Makanan kuliner nusantara yang beraneka ragam semakin menambah kekayaan boga Tanah Air. Pada dasarnya alam di Indonesia sudah kaya akan hasil alam yang bisa diolah menjadi bermacam-macam kuliner unik. Jadi, kalau pun Anda tidak suka dengan sebuah kuliner, masih bisa mencoba kuliner lainnya sesuai selera. Salah satu ciri khas yang amat melekat pada kuliner Indonesia adalah cita rasa rempah-rempah. 

Bahan satu ini juga menjadi identitas kuliner Nusantara yang tidak akan Anda jumpai pada makanan mancanegara manapun, tak peduli semahal apa harganya. Karena itulah kuliner Nusantara sangat istimewa, baik dari segi rasa maupun makna identitas yang terkandung di dalamnya.

Artikel Lainnya

https://dapureka.com/

https://dapureka.com/kursus-masak-online/

https://dapureka.com/resep-sambal-ijo-teri-medan/

https://dapureka.com/resep-sayur-acar-kuning-udang/

https://dapureka.com/resep-sambal-tempoyak-palembang/

https://dapureka.com/resep-brownies-panggang-shiny-dan-chewy/

https://dapureka.com/resep-marble-cake-dan-cara-membuatnya/

https://dapureka.com/resep-ayam-lada-hitam-saori-menu-makan-malam-lezat/

https://dapureka.com/resep-cuko-pempek-atau-kuah-pempek-khas-palembang/

https://dapureka.com/resep-pempek-dos-pempek-tanpa-ikan-bertekstur-kenyal-nan-lezat/

https://dapureka.com/resep-pempek-nasi-inovasi-kuliner-dari-bahan-nasi-sisa/

https://dapureka.com/resep-pempek-ikan-primadona-kuliner-dari-kota-palembang/

https://dapureka.com/resep-cara-memasak-sayur-pakcoy-cah-bawang-putih/

https://dapureka.com/cara-membuat-pempek-dos-tanpa-ikan-palembang/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-resep-kue-basah-maksuba-keju-lapis-kojo-lapis-legit-dan-lapis-coklat-susu/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-resep-model-tekwan-palembang-ikan-tenggiri-kuah-udang/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-resep-roti-manis-tanpa-mixer-tanpa-banting/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-resep-bakso-sapi-dan-ayam-tanpa-pengawet-dan-pengenyal/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-resep-pempek-panggang-otak-otak-lenggang/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-resep-celimpungan-laksan-mie-celor-kuah-udang/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-pindang-ikan-dan-ayam-serta-daging-tulang/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-membuat-donat-empuk-dan-lembut/

https://dapureka.com/kursus-masak-privat-pempek-palembang-ikan-tenggiri/